Antara Sombong & Janji


Mungkin kemarin saya hanya berada pada waktu dan tempat yang kurang tepat yang akhirnya berdampak pada perubahan Mood.

Hal pertama yang tidak menyenangkan

Ketika seorang ayi menawarkan 1/4 dari buah jeruk bali kepada saya dan saya mengatakan “tidak, ayi. Terima kasih”.

Pantaskah ayi (Akung) itu mengatakan “sombong” kepada saya?

Salahkah saya jika saya menolak buahnya itu?

Mendengar kata itu, membuat hari saya menjadi tidak menyenangkan. Saya sudah dua kali mencoba jeruk bali yang diberikan papa saya pada hari yang lalu. Dan setelah saya mencoba jeruk bali itu, rasanya kecut dan pahit. Jadi kesimpulannya saya tidak suka Jeruk Bali

Dan saat ayi Akung tadi menawarkan jeruk itu, saya telah menerima dan mencicipinya sedikit. Secara etika saya pikir, saya telah menghargai tawaran jeruk balinya itu. Dan saya berpikir, daripada saya membuang 1/4 buah pemberiannya itu, lebih baikkan saya mengembalikan pada ayi Akung.

Tetapi beliau malah mengatai saya Sombong

Coba bayangkan jika anda di posisi saya, apa yang anda lakukan pada 1/4 jeruk bali itu? Dan apa reaksi anda kepada ayi tersebut?…

Pikirkan secara logika dan bijaksana…

Jika saya salah, kiranya anda dapat memberitahu saya, apa yang seharusnya saya lakukan jika hal seperti ini terulang lagi, agar saya tidak melakukan kesalahan yang sama.
Terima kasih…

Hal kedua yang tidak menyenangkan

Masih pada orang yang sama, di tempat yang sama…

Dan menurut saya, janji adalah janji, janji harus di tepati. Sekali janji dilanggar maka akan menjadi bibit perilaku yang tidak pantas. Melanggar janji sama saja dengan menunjukkan bahwa moral sesorang tersebut sangat rendah

Janji tidak memandang usia, gender, suku ataupun budaya. Jika pada hal yang kelihatan seperti manusia saja janji di anggap sebagai hal sepeleh, apalagi hal yang tidak kelihatan seperti Tuhan… Hal seperti inilah yang memicu dosa dan moral menjadi bobbrok

Bagaimana menurut kalian?
Apakah pernyataan saya tentang janji ini salah?

Jika saya salah, lalu pernyataan tentang janji yang bagaimana dikatakan benar?

Ataukah kalian berpikir mengingkari janji kepada manusia (hal yang kelihatan) itu bisa?

Jika kalian berpikir mengingkari janji kepada manusia itu bisa, maka kalian sama saja seperti ayi Akung…

Kemarin dia juga mengatakan hal seperti itu karena saya lebih memilih untuk pergi balik to di rumah ayi Ami dengan Ayi Afong, karena sebelumnya saya telah janji akan pergi bersama Ayi Afong.

Tetapi ayi Akung mengatakan bahwa ” yang penting bukan janji sama Tuhan. Kalau janji sama Tuhan tidak boleh dilanggar.”

Menurut saya ayi Akung ini berarti selalu menganggap sepeleh janji kepada sesama manusia. Saya khawatir persepsi beliau ini akan membuat beliau menjadi sering mengingkari janjinya terhadap sesama manusia.
Dan saya kasihan jika anaknya pun diajarkan hal seperti ini, karena jika hal seperti ini dianggap sepeleh terus menerus, maka moral anak anaknya pun akan bobbrok… Dan orang lain bisa saja menjadi tidak percaya lagi pada mereka…

Sebuah Janji hakikatnya tidak boleh dilanggar Jika janji boleh dilanggar, lalu dengan apa kita meyakinkan orang lain tentang kesungguhan hati kita?

Jika janji bisa dilanggar, maka saya tidak heran jika banyak pasangan yang memutuskan bercerai tanpa memikirkan janji yang pernah mereka lakukan dihadapan Tuhan.

Jika janji kepada yang terlihat seperti manusia bisa dilanggar, lalu untuk apa kita takut mengingkari janji kepada yang tidak terlihat seperti Tuhan?

Jika persepsi saya tentang janji ini salah.
Lalu apa yang harus saya lakukan tentang janji?

Jika persepsi saya tentang janji ini benar. Adakah yang bisa menolong saya menasehati Ayi Akung agar beliau tidak menganggap remeh sebuah janji?

Jika tidak ada yang bisa menolong…
Mari kita mengoreksi diri masing masing saja…
Memperbaiki moral kita sendiri agar tidak bobbrok…

Posted from WordPress for Novia BlackBerry.

Leave a Reply for Novia

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s