Sensus Pajak Nasional


Apa itu Sensus Pajak Nasional ?
Kegiatan pengumpulan data mengenai kewajiban perpajakan dalam rangka memperluas basis pajak dengan mendatangi subjek pajak (orang pribadi atau badan) di seluruh wilayah Indonesia yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Apa dasar hukum-nya ?
Pasal 19 ayat 3 UU No 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan UU No 12 Tahun 1994.
Peraturan Menteri Menteri Keuangan Nomor : 149/PMK.03/2011

Apa tujuan Sensus Perpajakan Nasional ?

  • Memperluas basis pajak
  • Peningkatkan penerimaan pajak
  • Meningkatkan jumlah penerimaan SPT Tahunan PPh
  • Pemuktahiran dan pertukaran data WP
  • Pencairan tunggakan pajak
  • Apa manfaat-nya ?

  • Bagi pemerintah, sensus perpajakan bermanfaat untuk menyiapkan data yang akurat atas potensi pajak dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak.
  • Bagi wajib pajak bermanfaat untuk mendapatkan keadilan dalam berusaha.
  • Siapa sasaran Sensus Perpajakan Nasional ?
    Orang pribadi dan badan yang berada di lokasi Sentra Bisnis, High Rise Building, dan Kawasan Pemukiman.

    Bagaimana tahapan pelaksanaan Sensus Perpajakan Nasional ?
    Tahapan sensus pajak :

  • Sub Tim Penyisiran berdasarkan surat pemberitahuan pelaksanaan Sensus Pajak Nasional melakukan koordinasi lapangan dengan kepada pihak ketiga (pemerintah daerah, ketua RW, ketua RT, pengelola atau manajemen perumahan/apartemen, perhimpunan dan tokoh masyrarakat).
  • Sub Tim Penyisiran didampingi oleh petugas yang berasal dari lingkungan lokasi sensus untuk menyampaikan formulir isian sensus kepada responden.
  • Sebelum penyampaikan FIS, Sub Tim Penyisiran wajib menunjukkan Surat Tugas dan Identitas Petugas Sensus dan kemudian memberikan penjelasan kepada responden terkait dengan Sensus Perpajakan Nasional.
    Meminta responden untuk mengisi dan/atau menandatangani FIS.
  • Bagaimana jika responden menolak untuk mengisi FIS ?
    Petugas Sensus akan memberikan pamphlet atau brosur perpajakan dan menyampaikan surat himbauan umum pelaksanaan kewajiban perpajakan (dalam amplop tertutup) kepada responden. Kemudian membuat berita acara tidak bersedia mengisi FIS serta menempelkan stiker bahwa sensus telah dilaksanakan. Petugas melakukan pengamatan atas objek pajak dalam rangka penggalian potensi pajak serta mempersilahkan responden untuk ke pojok pajak dan/atau mobil keliling apabila memerlukan konsultasi lebih komprehensif tentang pemenuhan kewajiban perpajakan.

    Apa yang ditanyakan ?
    Untuk objek sensus orang pribadi :

  • Status
  • Tanggungan
  • Sumber penghasilan dan jumlahnya
  • Tenaga kerja
  • Identitas objek pajak
  • Untuk objek sensus badan :

  • Identitas badan
  • Penanggung jawab
  • Kepemilikan badan
  • Jenis
  • Tenaga kerja
  • Peralatan
  • Pembukuan
  • Kedudukan badan
  • Identitas objek pajak
  • Apa yang harus dilakukan oleh subjek Sensus Perpajakan Nasional ?
    Setiap orang pribadi, badan, dan bendahara yang dilakukan penyisiran dan pencacahan wajib memberikan keterangan yang sebenarnya kepada petugas.

    Kapan pelaksanaannya ?
    Penyisiran dan pencacahan dilakukan bertahap.

  • Tahap 1 : 15 September 2011 – 15 Desember 2011.
  • Tahap 2 : 5 Januari 2012 – 15 Agustus 2012.
  • Posted from WordPress for BlackBerry Novia.

    Leave a Reply for Novia

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s