Kesadaran Moral


Etika bisnis dan kesadaran moral

    1. Tantangan pentingnya kesadaran moral

  • Pebisnis berhadapan dengan masyarakat multicultural.
  • Pengaruh globalisasi terhadap pencadangan internasional (blacklist).
  • Munculnya ideology – ideology baru, karirisme, materialism, konsumerisme, dan instantisme.

    2. Struktur dan kesadaran moral ; yang dimaksudkan dengan kesadaran moral adalah kesadaran seseorang akan sebuah kewajiban atau keharusan melakukan yang baik.

  • Kewajiban tersebut bersifat mutlak dan harus.
  • Kewajiban tersebut wajib bagi pribadi atau bukan diwakilkan.
  • Kewajiban tersebut “masuk akal” dan “pantas” disetujui dengan “benar”.
  • Kewajiban tersebut adalah tanggung jawab yang mengikat.
  • Kewajiban tersebut menentukan nilai “saya dihadapan umum”.

    3. Kesadaran moral bersifat mutlak ; dalam hal ini kesadaran moral bersifat imperative kategoris, artinya perintah tidak bersyarat atau imperative hipotesis apabila perintah tersebut bersyarat.

    4. Kesadaran moral tersebut

  • Berlaku secara umum, dimanapun.
  • Merupakan pemecahan masalah etika bisnis yang paling tepat.
  • Mempertimbangkan semua segi yang relevan.
  • Kesadaran diambil atas dasar kebebasan atau bukan paksaan.

Posted from WordPress for BlackBerry Novia.

Leave a Reply for Novia

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s